Soal 2: Berhitung dan Keluar

Selain menguji kemampuan matematika bebek-bebeknya, di waktu-waktu senggangnya, Pak Dengklek pun senang mengajak bebek-bebeknya bermain. Kali ini permainan yang dimainkan Pak Dengklek dan bebek-bebeknya disebut permainan “berhitung dan keluar”. Dalam permainan ini, mula-mula terdapat N ekor bebek (bernomor 1 sampai N) yang berbaris berurut membentuk sebuah lingkaran besar. Karena bentuk barisan yang menyerupai lingkaran, bebek ke-1 selain bersebelahan dengan bebek ke-2, juga bersebelahan dengan bebek ke-N. Kemudian secara berurutan, mereka berhitung mulai dari hitungan pertama hingga hitungan ke-M. Bebek ke-1 menyebutkan 1, bebek ke-2 menyebutkan 2, dan seterusnya sampai M. JIka nilai M lebih besar dari N, maka setelah bebek ke-N, hitungan dimulai kembali dari bebek ke-1. Bebek yang tepat menyebutkan hitungan ke-M, harus pergi meninggalkan lingkaran dan tidak mengikuti permainan lagi (tidak ikut menghitung lagi). Kemudian hitungan dilanjutkan dari bebek berikutnya (yang berada di sebelah bebek yang baru saja keluar permainan) mulai dari menyebutkan hitungan ke-1 lagi. Hal ini dilakukan hingga X putaran atau hingga tersisa hanya 1 ekor bebek. Karena di awal permainan Pak Dengklek sudah menyebutkan nilai X (banyak putaran hitungan yang akan dilakukan), Anda yang cerdik tentu sudah dapat memprediksikan bebek nomor berapa saja yang akan bertahan di saat permainan berakhir.

FORMAT MASUKAN

Sebuah baris berisi 3 buah bilangan bulat N, M, dan X (1 ≤ N, M, X ≤ 1 000), masing-masing dipisahkan oleh sebuah spasi.

FORMAT KELUARAN

Nomor bebek-bebek yang akan bertahan di saat permainan berakhir, terurut dari nomor bebek terkecil sampai nomor bebek terbesar.

CONTOH MASUKAN

5 4 2

CONTOH KELUARAN

1
2
5

Penjelasan Contoh

Pada putaran pertama, bebek bernomor 4 keluar. Sedangkan pada putaran kedua, bebek bernomor 3 yang keluar. Permainan berakhir saat dua putaran hitungan selesai dilakukan.